Selasa, 17 Oktober 2017

Kisah Seorang Abid

Ada satu kisah seorang Abid rajin ibadah kepada Allah sholat, wirid, zikir selama 20 tahun istiqomah tidak putus-putus ketika satu masa berjumpalah sang Abid ini dengan seseorang yg nampak asing dan membawa satu buku cantik kemas. Bertanyalah Abid :Wahai saudara siapakah engkau sedang apa dsini dan buku apa yg kamu bawa itu.Lalu dijawab:Aku malaikat utusan Allah pembawa buku catatan para kekasih Allah. Sang Abid mulai tersenyum dan berkata:Bolehkah sy melihat catatan para kekasih Allah dibuku itu pastilah aku termasuk didalamnya karena sholat, wirid, zikir kepada Allah tdak pernah putus selama 20 tahun.Lalu dengan teliti malaikat melihat nama nama yg tercantum dalam buku tersebut. Nama anda tidak tercatat dibuku para kekasih Allah. Penasaran sang Abid :Cobalah lihat lagi mungkin namaku terselip. Malaikat cek lagi tp namanya tetap tidak tercatat sebagai kekasih Allah. Sedihlah sang Abid lesu wajahnya menangis sejadi jadinya bertanyalah sang Abid pada malaikat :Kenapa aku tidak termasuk dlm catatan para kekasih Allah sedang sholatku, wirid zikir selama 20tahun tidak pernah putus. Malaikat menjawab:Sesungguhnya sholat wirid zikir yg selama ini kamu amalkan hanyalah untuk dirimu sendiri sedang kamu tidak mengambil berat urusan ditengah masyarakat seharusnya sholat wirid zikir menjadi pegangan supaya lebih kuat lg bergelanggang ditengah masyarakat memberi banyak manfaat utk umat. Karena khalifah itu mesti kuat hubungan dengan Allah Rasul dan banyak memberi manfaat pada manusia. Tersentak lah sang Abid menangis sejadi jadinya memohon ampun pada Allah atas kesilapan selama ini karena hanya mementingkan diri sendiri tanpa mau berkhidmat pd orang lain. Dalam Islam ada habluminallah dan habluminannas mesti seiring sejalan supaya semua yg kita amalkan ada nilai di sisi Allah. Semoga bisa mengambil hikmah dari kisah tersebut. Sebaik baik manusia adalah yg banyak memberi manfaat utk manusia lain.
#ODOPOKT16

2 komentar:

  1. Habluminallah, habluminannas....

    BalasHapus
  2. Dua-duanya harus dilaksanakan tapi kadang kita abai ya Teh😣

    BalasHapus